Besi Beton: Tabel berat, Ukuran & Panjang 2023 | Pasar Logam

Temukan segala yang perlu Anda ketahui tentang besi beton, dari jenis hingga beratnya. Temukan tabel berat, ukuran dan panjang besi beton 2023

PRODUK BESI

Pasar Logam

10/25/20234 min read

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang berat besi beton, mari kenali terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan besi beton SNI (Standar Nasional Indonesia). BSN (Badan Standardisasi Nasional) adalah organisasi yang mengawasi dan mengatur standar dalam dunia konstruksi.

Untuk memenuhi standar SNI, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh besi beton. Salah satunya adalah toleransi yang mengatur sejauh mana besi beton boleh berbeda dari ukuran yang dianggap ideal. BSN juga menjelaskan beberapa istilah penting yang berkaitan dengan karakteristik fisik besi beton, seperti ukuran standar, toleransi, diameter dalam, dan sirip melintang.

Jenis Besi Beton

Dalam dunia konstruksi, kita umumnya menggunakan dua jenis besi beton yang berbeda, yaitu besi beton polos dan besi beton ulir. Kedua jenis ini memiliki perbedaan dalam hal bentuk dan fungsi.

Besi beton adalah salah satu material konstruksi yang tak bisa tergantikan. Untuk memastikan proyek Logamers berjalan dengan lancar, penting untuk memahami berbagai aspek yang memengaruhi penggunaan besi beton, termasuk ukuran dan jenisnya.

Mengenal Besi Beton SNI

Baja tulangan beton harus mematuhi standar yang ditetapkan oleh BSN, dan itu juga berlaku untuk panjangnya. Berdasarkan SNI 07-2050-2002, panjang standar untuk baja tulangan beton adalah 6 m, 9 m, dan 12 m. Toleransi panjangnya berkisar antara minus 0 mm hingga plus 70 mm. Dalam arti lain, panjangnya tidak boleh lebih pendek dari 6 meter dan tidak lebih dari 12.07 meter.

Namun, perlu diperhatikan bahwa ada baja ilegal di pasaran yang mungkin memiliki panjang dan diameter yang kurang tepat. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa besi beton yang Anda beli sesuai dengan standar.

Cek juga artikel lainnya

Free Konsultasi

Besi Beton dalam Konstruksi: Menghitung Kebutuhan Material dengan Tepat

Besi beton polos memiliki permukaan yang halus dan tidak memiliki ulir. Ini membuatnya cocok untuk proyek-proyek yang tidak memerlukan daya rekat kuat dengan beton, seperti pembuatan pagar atau jembatan sederhana. Harganya juga lebih terjangkau daripada besi beton ulir, namun perlu diingat bahwa besi beton polos cenderung lebih mudah tergelincir saat ditanam karena permukaannya yang halus.

Besi beton ulir memiliki permukaan bergelombang atau bergerigi, yang meningkatkan daya rekat antara besi dan beton. Ini menjadikannya pilihan yang baik untuk proyek-proyek yang membutuhkan daya rekat tinggi, seperti pembuatan kolom atau balok. Harga besi beton ulir cenderung lebih tinggi, namun kelebihan daya cengkram yang dimilikinya adalah investasi yang sangat berharga.

Ukuran Standar Besi Beton SNI

Tabel Ukuran dan Berat Besi Beton SNI

Berikut adalah tabel yang menampilkan ukuran, berat, berat batangan, dan panjang besi beton polos dan ulir yang mengikuti standar SNI:

Tabel berat besi beton polos

Tabel berat besi beton ulir

Menghitung Berat Besi Beton

Untuk menghitung berat besi beton, kita perlu mengetahui ukuran dan jenis besi yang akan digunakan. Dengan rumus berat = luas penampang x berat jenis x panjang, kita bisa menghitung berat besi beton dengan akurat.

Sebagai contoh, mari kita hitung berat besi beton polos berukuran 10 mm dengan panjang 6 m. Dengan luas penampang sekitar 0.0000785 m², berat jenis 0.617 kg/m, dan panjang 6 m, kita bisa menghitung beratnya:

Luas Penampang = 0.0000785 m² Berat Jenis = 0.617 kg/m Panjang = 6 m

Berat = Luas Penampang x Berat Jenis x Panjang = 0.0000785 m² x 0.617 kg/m x 6 m = 0.002886 kg

Dengan demikian, berat besi beton polos berukuran 10 mm dan panjang 6 m adalah sekitar 0.002886 kg.

Sama seperti sebelumnya, perhitungan berat besi beton ulir juga bisa dilakukan dengan rumus yang sama, hanya perlu disesuaikan dengan berat jenis yang sesuai dengan tabel di atas.

Tips Memilih Besi Beton

1. Pilih Ukuran yang Sesuai

Pastikan memilih ukuran besi beton yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

2. Pahami Jenisnya

Besi beton polos dan ulir memiliki karakteristik yang berbeda, pahami kebutuhan Anda.

3. Perhatikan Brand dan Label SNI

Cari merek yang terpercaya dan pastikan besi beton telah bersertifikat SNI.

4. Periksa Kondisi dengan Teliti

Jangan beli besi beton yang berkarat atau rusak.

5. Beli Langsung di Toko

Kunjungi toko material bangunan secara langsung untuk memastikan kualitasnya.

Jika Logamers mencari besi beton berkualitas dengan harga terbaik, kunjungi Pasar Logam. Temukan segala Material yang Logamers butuhkan di sini dan pastikan konstruksi Anda kokoh dan aman! Pasar Logam tidak hanya menjual besi dan bahan material secara satuan, tapi juga memiliki paket bundle yang akan sangat memudahkan Logamers. Jadi, tak perlu khawatir mencari-cari berbagai komponen terpisah. Tanyakan saja pada tim kami tentang opsi paket yang tersedia, dan kami dengan senang hati akan membantu Logamers menemukan solusi terbaik sesuai kebutuhan proyek Anda. Dengan begitu, Anda bisa lebih efisien dalam merencanakan dan mengelola proyek Logamers dengan anggaran yang lebih terjangkau.